Wednesday, October 21, 2015

Permohonan Maaf Pembatalan Acara Goodreads Surabaya tanggal 24 Oktober 2015.

Sebagai seorang biasa, teman-teman tim Goodreads Indonesia regional Surabaya yang merelakan waktu, tenaga, pikiran, bahkan materi di balik terselenggaranya acara-acara literasi selama ini selalu berharap setiap acara akan berjalan seperti harapan. Lancar, tak terkendala apa pun hingga akhir. Tentunya, dengan tujuan besar untuk dapat memberi manfaat pada audiens dan turut meramaikan semangat literasi yang kami yakini akan mampu membawa setiap orang untuk menjadi lebih baik.
Tapi, bukan hal besar jika dalam perjalanannya selalu mudah dan sesuai harapan. Kami sering mengalami kendala. Mencari lokasi, kas yang terbatas, bahkan melobi nara sumber/pembicara. Beberapa tahun belakangan, ketika acara-acara yang disusun menjadi kenyataan adalah karena izin Pencipta yang mempertemukan kami dengan pihak-pihak yang bersedia mendukung acara kami. Tentu saja sifat komunitas kami yang non profit, tidak semua pihak bisa memberi support. Ternyata materi bukan satu-satunya kendala. Kami sempat tegang luar biasa karena salah seorang pembicara kami nekat hadir dengan kondisi jiwa yang terancam terkait dengan suatu isu yang sedang hangat saat itu. Beliau menyamar, hadir tanpa pengawalan, dan berkata “Saya sih sudah siap mati. Yang saya khawatirkan cuma acara (kalian).” Kami mengapresiasi dan sangat tersentuh dengan ucapan beliau saat itu. Beruntung, acara berlangsung lancar hingga akhir. Nara sumber yang lain pun seringkali rela hadir dari jauh, menyelipkan mengisi acara kami di tengah jadwal aktivitas sehingga mesti berlari-lari mengejar waktu, dan banyak pengorbanan lainnya. Itu sejujurnya yang membuat semangat kami terus terungkit. Karena kami tahu, begitu banyak orang lain yang bersedia bergandengan tangan dengan kami untuk membuat literasi menjadi suatu hal yang penting dan menyenangkan. Baik dukungan lokasi acara, media, dan teman-teman komunitas lain yang juga memiliki semangat yang sama.
Failure is the condiment that gives success its flavor.
Seperti ucapan Truman Capote, penulis Amerika yang tersohor karena novelnya, Breakfast at Tiffany’s dan In Cold Blood, tidak semua acara yang kami susun sepenuhnya berhasil. Tentu masih banyak kekurangan, maupun dengan sangat terpaksa kami batalkan. Seperti kali ini. Acara bulan ini, Sabtu, 24 Oktober 2015 yang dijadwalkan akan kami adakan di Perpustakaan Medayu Agung, dengan begitu banyak pertimbangan akhirnya kami memutuskan untuk membatalkannya. Tentu ini menjadi hal yang begitu berat kami putuskan, karena publikasi telah menyebar luas melalui media sosial, dan kami telah berusaha maksimal untuk mempertahankannya. Banyak yang kecewa, banyak yang menyayangkan. Namun kami menghargai sepenuhnya keputusan bijaksana dari nara sumber. Mengingat adanya berbagai faktor eksternal yang secara detail tak dapat kami jelaskan, membuat kami dan nara sumber tak punya pilihan selain membatalkannya. Semangat kami boleh masih menggebu untuk mempertahankan berlangsungnya acara ini, namun pertimbangan kebaikan untuk semua pihak memang semestinya lebih utama.
Dengan kekecewaan yang sama besarnya dengan calon audiens, kami, tim Goodreads Surabaya memohon maaf sebesar-besarnya untuk pembatalan acara kali ini. Juga kami kirimkan ucapan terima kasih banyak dan apresiasi tinggi untuk teman-teman yang telah berniat hadir, media partner, dan Perpustakaan Medayu Agung. Terima kasih untuk semua pemakluman yang diberikan. Kami berharap besar pembatalan ini tak menghalangi keinginan teman-teman untuk hadir kembali di acara-acara kami berikutnya. Mari sama-sama menumbuhkan semangat membaca, karena Baca Itu Seru! Sampai bertemu di acara-acara berikutnya!

Salam hangat,
Nabila Budayana
Koordinator Goodreads Indonesia regional Surabaya

No comments:

Post a Comment