Thursday, November 22, 2012

Siapa #50Ribu


Apa sih, Bil, akhir-akhir ini Timeline-mu penuh sama #50Ribu dan #Buku50Ribu ? Apaan sih #50Ribu itu? Kalau yang itu sih, tinggal buka posting saya di blog ini juga : "Tentang 50 Ribu". Di situ sudah cukup banyak cerita tentang buku baru kolaborasi enam penulis ini. 
Eh? Enam? Siapa aja? Nah, ini yang mungkin banyak orang yang belum tahu.  Padahal untuk membeli dan membaca buku, bagi saya mengetahu siapa penulisnya itu hal krusial. Nomor satu. Karena itu, saya dedikasikan posting ini untuk mereka. Teman-teman terbaik saya. Agar tak terjadi kecemburuan di antara mereka (ehm), nantinya saya sebutkan sesuai abjad saja, ya! :)



Awal pertemuan kami di workshop #kelaskreatif Surabaya berlanjut pada 'reuni' kecil-kecilan di tanggal 9 bulan 10 di tahun 2011. Dari pertemuan itu, kami berhasil melahirkan sebuah antologi puisi, flashfiction dan cerpen di dalam satu sampul. Judulnya "91011" - sesuai dengan tanggal pertemuan, sekaligus kami leburkan dalam konsep : 9 puisi, 10 flashfiction dan 11 cerpen. Awalnya sih saya telah cukup familiar degan tiga di antara mereka (@riezkylibra80 @Riersy @indihana_) karena kami dalam satu klub menulis yang sama (Nulisbuku Club Surabaya) sedang dua lainnya (@banggavann dan @AyuninQ) saya baru bertatap muka pertama kalinya. Kesannya? mengejutkan. Karena mereka berdua telah lumayan dekat dalam satu komunitas fiksi pula (Fiksiminiers Surabaya). Obrolan kami langsung mengalir lancar di pertemuan pertama. Dengan background beragam, ternyata kami tetap memiliki satu benang merah yang sama : "passion untuk menulis". Saya terkesan dengan semangat mereka. Dan merasa kami berenam mampu berjalan bersama. Dan, inilah mereka :





* Ayunin Qryn (AyuninQ) : 
Karya-karya Ay (begitu kami memanggilnya) banyak bertema keluarga dan keTuhanan. Ada sisi polos yang Ay senang tampilkan. Ia seakan mengingatkan bahwa segala cerita mampu berangkat dari hal yang sederhana, namun krusial dalam kehidupan. Ay sangat jujur dalam bercerita, penyampaiannya eksplisit dan mudah ditangkap.
Secara pribadi saya menangkap Ay sebagai sosok yang hangat, bersahabat dan apa adanya. Tapi kadang kala, saya yang kurang sabar ini suka geregetan nagihin Ay di tanggal deadline. :D 
Ay pernah menggawangi penulis-penulis lain dalam antologi "Peduli Difabel" yang didekasikan untuk saudara-saudara kita yang berbeda.

* Bangga Shahlimusa (@banggavann) :
Tulisan-tulisan yang dihasilkan Bang sangat khas. Bang suka mengangkat tema-tema mistis dan misteri. Pengetahuannya akan 'dunia itu'? jangan ditanya! kami suka melongo begitu Bang udah ngedongeng masalah itu. Bang juga salah satu dari kami yang suka banget bikin twist cerita yang ekstrim. Cerita-cerita yang Bang buat bertempo cepat dan (tentu saja) mengejutkan.
Terus terang, sampai saat ini saya (bahkan mungkin kami semua) belum tahu siapa nama asli Bang yang sesungguhnya. Anonimnya berjibun! :) Tapi, apa penting? Kami cukup mengenal Bang selain sebagai 'personil' cowok satu-satunya, Bang juga siap jadi buzzer dan sesi sibuk event, deh. Bang dikenal sebagai front man yang sangat care, berani dan outgoing :)
Bang telah menelurkan novel 'hitam'nya yang pertama : "Ruhh : Muasal"

* Indihana (@indihana_) :
Kalem, dewasa, penuh cinta. *ceilee* Nah, itu pula yang tergambar pada karya-karya mbak Indah (panggilan dari saya). Tema-tema yang diangkatnya tak pernah jauh dari cinta. Dan puisinya? hebat! Meski ngakunya masih sebatas notes, bukan puisi. Rasa tulisan mbak Indah manis dan manuasiawi. Namun lancar mengalir dan menyentuh. 
Mbak Indah seorang yang menyenangkan bagi saya. Sangat ramah, bahkan semenjak pertemuan awal kami. Tempat curhat yang asik dan bank saran yang bijak. Lovely! :)
Buku yang telah dilahirkannya berjudul "Hey, June!"

* Riesty Aqmarina (@Riersy) :
Muda dan bersemangat. Sangat mencintai Metropop hingga banyak mempengaruhi gaya berceritanya. Lancar dan banyak memberi kutipan Bahasa Inggris khas anak muda. Tentu saja dinamis. Akhir-akhir ini kemampuan menulisnya mengejutkan kami karena banyak berkembang. :)
Saya tak pernah menganggapnya sebagai adik. Bukan karena saya yang sok pede merasa muda, sih. Tapi karena Riesty pintar menempatkan diri di antara kami. Selain berani mencoba, pemikirannya dewasa dan fleksibel. Semangat mengejar mimpinya patut diberi applaus! :)
Novel Riesty, "Stuck On You" dan Kumcernya "Driver Story" sudah terbit tahun lalu.

* Riezky Oktorawaty (@riezkylibra80) :
Misterius. Ya. Tulisan-tulisannya tak pernah jauh dari kesan misteri dan thriller. Namun cara pengungkapannya yang menarik. Tak pernah lepas dari kejutan! Bagi saya, ide-ide yang dimilikinya mengagumkan dan sering kali membuat kepala saya geleng-geleng keheranan. Tak bertele-tele dan enggan menyia-nyiakan ruang. Beberapa kali tulisannya juga mampu memikat dalam kompetisi.
Meski paling senior, tapi tak pernah sekalipun saya merasa kami memiliki rentang umur yang jauh. Tak lain karena mbak Ky tak pernah merasa 'jemawa' dalam menjalin pertemanan. Saya menangkap ia sebagai sosok pemikir dan penuh pertimbangan. Wanita yang mandiri dan sangat bahagia dengan kehidupannya. Keras kepala dalam menginginkan sesuatu dan bertekad keras untuk mewujudkannya. Apa adanya dan tak segan mengungkap apa saja yang ingin ia katakan. 
Dua antologi flashfiction telah ia hasilkan : "Antologi Kopi Tubruk" dan "Nikmati Saja!" 

Terbayangkah anda, saya telah berkolaborasi dalam dua sampul yang sama dengan mereka? Ya. Itu benar-benar terjadi. Karakter-karakter unik itu yang ingin kami tampilkan dalam kolaborasi-kolaborasi ini. Satu hal yang saya kagumi adalah mereka selalu memiliki semangat dan saling menguatkan. Kami mampu bercanda dalam ramai, namun juga mampu merenung dalam hening. Sesederhana itu. Tak pernah terlintas dalam pikiran saya sebelumnya, jika kami mampu berjalan sejauh ini. Dan kami akan terus berjalan. Ke mana?

Nantikan project kami selanjutnya di #111213 ! :) 







1 comment:

  1. Betapa!!
    Nabila selalu membuat saya terkagum-kagum dengan bahasanya yang lugas dan tepat sasaran :)
    Semoga ini menjadi awal perjalanan kita. Tak sabar menantikan proyek #111213

    ReplyDelete